Senggolan Dibalas Parang, Pemuda Sukaraja Terkapar

0
Farulrozi (20), Warga Sukaraja-Pratim yang jadi korban pembacokan (Foto: Dok. istimewa)

Darah Muda
Darah yang Berapi-api
Yang maunya menang sendiri
walau salah tak peduli…..

Lensmandalika.com – Sepenggal lirik lagu Bang Haji Rhoma Irama diatas nampaknya pantas disematkan kepada seorang pemuda inisial S, jenis kelamin laki-laki berusia 25 tahun, warga Dusun Batu Gulung, Desa Semoyang, Kecamatan Praya Timur.

Kemarahan yang membara nan berapi-api hanya karena senggolan, membuat S kalap dan dengan begitu tega membacok M. Fahrulrozi (20 tahun), warga Dusun Karang Katon, Desa Sukaraja, Kecamatan Praya Timur (Pratim).

Kasat Reskrim Polres Loteng, AKP I Putu Agus Indra Permana menerangkan, Kejadian pada Senin (23/11) dini hari itu bermula ketika korban bersama satu orang temannya hendak pulang dari sebuah acara hiburan di dekat tempat kejadian perkara (TKP). Ketika sedang berjalan, korban berpapasan dan bersenggolan dengan pelaku. Merasa tidak terima, pelaku menantang korban hingga terjadi keributan.

“Keduanya sempat saling dorong dan adu jotos. Selanjutnya, pelaku mengeluarkan parang lalu menebas korban,” terangnya.

Tak mampu menghindari tebasan parang S, Rozi terkapar bersimbah darah. Melihat Rozi dalam kondisi terluka, rekannya (saksi, Red) langsung mencari bantuan untuk dibawa ke Puskesmas Mujur guna mendapatkan perawatan.

Berdasarkan keterangan yang disampaikan oleh AKP Agus, pelaku bersama dua rekannya telah diamankan oleh personel kepolisian dari Polsek Pratim. Saat ini pelaku berada di Mako Polres Loteng untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Terhadap apa yang dilakukan pelaku, ia terancam akan dikenakan Pasal 351 dengan ancaman penjara paling lama 2 tahun 8 bulan.

“Pelaku sudah kita amankan. Dari pengakuannya, pelaku merasa keberatan dan tidak terima telah disenggol oleh korban serta sama-sama dalam pengaruh minuman keras,” tutur mantan Kapolsek Jonggat itu. (red/LM)

Video Pilihan Redaksi: