Lensamandalika.com – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi NTB, H. Zamroni Aziz, akhirnya menyampaikan permohonan maaf terkait insiden melempar tiang mikrofon yang terjadi saat pelantikan pejabat di lingkungan Kemenag NTB, Jumat (19/925) lalu.
Aksi spontannya melempar tiang mikrofon yang terekam dan tersebar luas di media sosial menuai sorotan publik, termasuk kritik dari warganet dan sejumlah tokoh seperti pengasuh pondok pesantren Lentera Hati Abah Muazar Habibi hingga pemimpin redkasi TV One Lalu Mara Satriawangsa.
Sebagian masyarakat menilai tindakan itu tidak sejalan dengan peran seorang pimpinan yang seharusnya memberi teladan. Bahkan, ada suara yang mendesak agar Zamroni Aziz dicopot dari jabatannya lantaran dianggap bersikap arogan, meski disebut dilakukan dalam konteks bercanda.
Melalui akun resmi Instagram Kanwil Kemenag NTB pada Minggu, 21 September 2025, Zamroni Aziz menyampaikan permintaan maaf secara terbuka. Melalui unggahan tersebut, dirinya mengaku khilaf dan tidak bermaksud menyinggung siapapun. Berikut ucapan permintaan maaf tersebut selengkapnya.
“Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Saya, Zamroni Aziz, secara pribadi dengan penuh kerendahan hati memohon maaf sedalam-dalamnya kepada seluruh masyarakat Indonesia, terutama masyarakat NTB. Terkait video yang beredar, saya menyadari sepenuhnya bahwa kejadian itu murni kekhilafan pribadi saya, tanpa ada maksud menyinggung siapa pun. Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,” ucapnya.
Mengutip detik, video pendek yang memperlihatkan Kakanwil Kemenag NTB, Zamroni Aziz, melempar tiang mikrofon seusai acara pelantikan Kepala Kemenag Dompu, Najamuddin, viral di media sosial pada Sabtu (20/9/2025).
Kanal youtube resmi Kanwil Kemenag NTB bahkan sempat menyiarkan secara langsung video berdurasi 28 detik itu. Pada video tersebut, Zamroni yang mengenakan jas biru, bawahan hitam, dan peci hitam terlihat tiba-tiba melempar tiang mikrofon ke arah depan kanan usai acara pelantikan selesai.
Pada video itu, terdengar Zamroni mengatakan, “Diam dulu di situ,” sambil melihat mikrofon yang dilempar, lalu mengarahkan Najamuddin dan istrinya yang mengenakan kebaya merah muda.
Kasubag Umum dan Humas Kanwil Kemenag NTB, Karya Gunawan, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan bahwa pelantikan berlangsung normal dan tanpa hambatan pada Jumat sore (19/9/2025) di Kantor Kanwil Kemenag NTB
“Sudah selesai acara Pak Zamroni mau ucapkan selamat kan ada tiang mikrofon yang menghalangi waktu mau memberikan ucapan selamat. Karena telat dipindahkan, jadi Pak Zam sendiri yang singkirkan kayak dilempar begitu,” kata Gun saat dihubungi, Minggu (21/9/2025).
Menurutnya, setelah insiden itu suasana acara tetap berlangsung cair. Zamroni bahkan mengajak seluruh tamu yang hadir untuk berbincang santai dan bercanda.
Terpisah, Zamroni Aziz sempat memberikan klarifikasi terkait viralnya video tersebut. Ia menyebut aksinya melempar tiang mikrofon dilakukan secara spontan karena tiang mikrofon menghalangi ketika hendak bersalaman dengan pejabat yang baru dilantik.
“Jadi kemarin itu spontan saja. Tidak ada apa-apa. Itu seperti dilempar. Jadi waktu mau bersalam-salaman yang dilantik kok miknya masih di sana menghalangi jalan,” jelas Zamroni.
Ia juga mengatakan bahwa sebelumnya sudah meminta petugas memindahkan tiang mikrofon, namun permintaan itu tidak segera dilakukan.
“Ya sudah saya yang pindahkan. Itu kan sambil bercanda kemarin. Jadi saya pikir ini diolah sama orang lain makanya viral di mana-mana,” ujarnya dikutip dari detikbali. (red/LM)