Lensamandalika.com – Tim medis Ring 2 dari NTB Med’x telah menyiapkan 143 personel untuk mendukung kelancaran ajang MotoGP Indonesia 2025 di Sirkuit Mandalika.
Supervisor Tim Medical Ring 2 NTB Med’x, H. Alwan Wijaya, S.Kep., Ns., mengatakan bahwa perekrutan tenaga medis dilakukan secara selektif melalui pelatihan khusus.
“Untuk persiapan di Ring 2 itu, NTB Med’x sudah ada format baku terkait bagaimana recruitment dari tim yang terlibat di MotoGP ini. Setiap tahunnya NTB Med’x dan BHTC, Pre-Hospital Training Center yang ada di RSUD Provinsi NTB, mengadakan pelatihan yang disebut MEA, Medical Emergency Academy. Nah, penjaringan awal untuk tenaga-tenaga medis ini kita mulai dari sana,” jelasnya, Sabtu (4/10) melalui keterangan tertulis yang diterima Lensa Mandalika.
Alwan menyebut, tenaga medis yang lolos pelatihan MEA akan dilibatkan penuh dalam event MotoGP. Baik dokter, perawat, maupun petugas pertolongan pertama direkrut dari lulusan Motorsport Emergency Academy itu.
“Semua yang terlibat di sini ini adalah dari lulusan jebolan MEA, Motorsport Emergency Academy. Baik yang dokternya, kemudian perawatnya, dan pertolongan pertamanya,” ujarnya.
Adapun total personel medis Ring 2 yang terlibat mencapai 143 orang, terdiri dari 1 dokter spesialis darurat, 4 dokter, 54 perawat, 65 petugas pertolongan pertama, dan 14 sopir ambulans. Beberapa perawat juga diambil dari fasilitas kesehatan di sekitar sirkuit Mandalika.
“Untuk beberapa perawat ini kita mengakomodir dari penyangga kesehatan di sekitar area sirkuit seperti Puskesmas Kute, Puskesmas Awang, dan di sekitar bypass. Masing-masing harus ada perwakilan, sesuai arahan Direktur RSUD Provinsi NTB dan Direktur Medis NTB Med’x,” terang Alwan.
Selain kesiapan tenaga medis, Alwan juga mengimbau penonton agar menjaga kondisi tubuh saat menyaksikan balapan. Menurutnya, keluhan yang paling sering muncul dari penonton adalah gejala heatstroke akibat cuaca panas di Mandalika.
“Rata-rata keluhan penonton itu terkait dengan gejala awal dari heatstroke karena memang cuaca di Mandalika ini panas sekali. Jadi penonton jangan lupa membawa perlengkapan dari rumah, seperti topi, dan jangan lupa air minum juga,” pesannya.
Ia menyarankan penonton untuk minum secara teratur agar tubuh tetap terhidrasi.
“Arahnya itu setiap 15 menit itu satu atau dua kali teguk minum. Itu yang paling baik caranya. Sehingga tenggorokan tetap basah dan tubuh juga tetap tercukupi oleh cairan,” pungkasnya. (red/LMeds)