Perdana Menteri Italia, Giuseppe Conte, mengumumkan bahwa seluruh ajang olahraga di Italia, mulai dari kelas amatir sampai profesional, ditangguhkan sampai 3 April 2020 akibat penyebaran virus corona. Dengan begitu, Serie A juga dipastikan berhenti sampai tanggal tersebut.
Italia merupakan salah satu negara di Eropa yang hingga kini terdampak masif penyebaran virus corona. Mengutip laporan Football Italia, per Selasa (10/3), ada 7.985 orang di Italia yang terjangkit virus corona.
“Tidak ada waktu lagi. Jumlah tersebut menunjukkan bahwa peningkatannya sangat signifikan. Ada habit yang harus kita ubah. Sekarang kita mesti berkorban untuk kebaikan Italia. Inilah sebabnya kami akan mengambil tindakan lebih tegas,” tutur Conte seperti dilansir Football Italia.
Baca Juga: Isolasi Pasien Corona, RSUD Praya Siap Lakukan Penanganan Terbaik
“Saya akan menandatangani dekrit baru, yang bila disimpulkan ke dalam frasa akan menjadi: ‘Saya tinggal di rumah’. Tidak ada lagi zona merah. Yang ada hanya Italia yang terlindungi.”
“Kita harus menghindari perjalanan, kecuali untuk keperluan medis atau mendesak lainnya. Kami melarang pertemuan-pertemuan publik. Kami juga menetapkan kebijakan ketat untuk acara-acara olahraga.”
“Kita harus menghindari perjalanan, kecuali untuk keperluan medis atau mendesak lainnya. Kami melarang pertemuan-pertemuan publik. Kami juga menetapkan kebijakan ketat untuk acara-acara olahraga.” \
Baca juga: Viking Sun Batal Berlabuh, Kapal Pesiar Lainnya Siap Datang.
Kebijakan ini diambil setelah rapat darurat yang digelar oleh Presiden Komite Olimpiade Italia (CONI), Giovanni Malago, dan Sekjen CONI, Carlo Mornati, pada Senin (9/3) di Roma.
Akan tetapi, belum jelas apakah kebijakan penangguhan ini juga akan berdampak kepada turnamen internasional–seperti Liga Champions–atau Eropa yang melibatkan klub atau Timnas.
Sumber: Kumparan