MotoGP Mandalika Tetap Cadangan, Dorna: Tak Ada Perlakuan Khusus

0
Ilustrasi Balapan MotoGP Mandalika (Foto: Dok. MotoGP)

Lensamandalika.com – Dorna Sport sudah mengeluarkan kalender balap sementara MotoGP musim 2021. Indonesia yang rencananya jadi tuan rumah masuk daftar cadangan atau reserve date.

Pihak Mandalika Grand Prix Association ( MGPA) berujar, reserve date bukan berarti cadangan. Adapun Indonesia diberikan perlakuan khusus karena Sirkuit Mandalika merupakan sirkuit baru.

Seorang antusias balap Tanah Air kemudian mengonfirmasi hal tersebut kepada MotoGP untuk menanyakan apakah betul Indonesia mendapat perlakuan khusus dan bisa memilih jadwal balapan.

Tak disangka, e-mail tersebut dibalas pihak MotoGP, tetapi dengan isi berupa sanggahan. Tangkapan layar dari E-mail balasan itu kemudian diunggah ke media sosial yang tak ayal langsung viral dan menyebar luas di dunia maya serta dikutip oleh berbagai kanal berita.

Penggalan kalimat dalam isi e-mail tersebut sebagai berikut:

“Sehubungan dengan pertanyaan Anda, dengan hormat kami informasikan bahwa Indonesia belum menerima perlakuan khusus dan hanya dapat masuk ke kalender pada tahun 2021 jika mereka selesai membangun sirkuit dan jika ada tanggal yang tersedia, seandainya GP lain dibatalkan,” tulis pihak MotoGP, dikutip pada Selasa (17/11/2020) kemarin.

Menanggapi unggahan tersebut, Chief Strategic and Communication Officer MGPA Happy Harinto mengatakan, pihaknya belum bisa memberi pernyataan apa pun.

“Kami belum dapat jawabannya. Nanti kalau sudah dapat jawaban, saya kabari ya,” kata Happy dikutip dari Kompas.com, Selasa (17/11/2020).

Happy hanya mengatakan bahwa dalam waktu dekat pihaknya akan menggelar konferensi pers. Saat ini, pihak MGPA tengah menggenjot penyelesaian sirkuit itu. Sebelumnya, Happy pernah mengatakan bahwa semua target MGPA sudah selesai pada Juni 2021.

“Target MGPA adalah Juni 2021 sudah selesai. Sekarang ini sedang dikerjakan 24 jam, siang dan malam. Lalu, Juli 2021 akan dilakukan pengetesan,” kata Happy, awal November 2020.

Menilik tangkapan layar balasan e-mail dari pihak MotoGP, disebut bahwa Indonesia dapat masuk jadwal jika pembangunan sirkuit telah selesai dan seandainya ada GP atau seri lain yang dibatalkan.

Negara Asia Tenggara yang dilewati oleh event MotoGP adalah Thailand dan Malaysia yang dijadwalkan akan digelar pada 10 Oktober di Chang International sircuit Thailand dan 31 Oktober di Sirkuit Sepang Malaysia.

Negara lainnya yang akan menggelar MotoGP di bulan Oktober adalah Jepang di Sirkuit Motegi pada tanggal 3 Oktober dan Australia di sirkuit Philip island pada 24 Oktober 2020.

Jika MGPA optimis akan menggelar MotoGP pada Oktober 2021 mendatang, setidaknya salah satu dari 4 Negara yang sudah terjadwal sebelumnya di bulan Oktober yakni Jepang, Thailand, Australia, dan Malaysia, ada yang membatalkan event akbar balap motor paling bergengsi di dunia itu.

Namun nampaknya mustahil ada negara yang mau membatalkan jika tidak ada hal-hal yang teramat sangat serius, mengingat negara-negara tersebut telah menjadi langganan Host MotoGP.

Untuk diketahui, Malaysia dan Jepang telah menyelenggarakan MotoGP sejak tahun 1999 dan kontraknya diperpanjang hingga lebih dari 2 dekade. Thailand mulai menjadi host MotoGP sejak 2017 dan Australia sejak tahun 1989. (red/LM)