Paling Beda Se-Indonesia, di Lombok Tengah Ada Forum Debat Timses Calon Bupati

0
Berfoto bersama usai debat timses pilkada Lombok Tengah (Foto: DOk.LM)

Lensamandalika.com – Hal yang tak pernah terjadi sebelumnya di dunia perpolitikan tanah air. Jika biasanya yang berdebat adalah calon kepala daerah, maka di Kabupaten Lombok Tengah berbeda, yang juga berdebat dalam forum resmi adalah Tim Sukses (Timses) dari pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati yang akan berlaga pada Pilkada serentak 9 Desember mendatang.

Debat tersebut diinisiasi oleh forum Lombok Tengah Ikhtiar (LTI) yang dilaksanakan pada Sabtu malam (21/11) mengambil tempat di ball room lantai 5 gedung B kantor bupati Lombok Tengah.

Debat timses dengan tema, “KALAU MENANG MAU NGAPAIN?” itu ditujukan untuk membedah program paslon Bupati-Wakil Bupati jika nantinya terpilih dan diberikan mandat oleh rakyat selama satu periode pemerintahan.

Ketua LTI, Dian Sandi Utama mengatakan bahwa debat timses dilaksanakan untuk mengoptimalkan informasi visi dan misi paslon kepada masyarakat. Dirinya berharap, debat tim sukses paslon menjadi salah satu alat pertimbangan untuk memilih pemimpin yang lebih baik dan menjadi bagian pembelajaran politik bagi masyarakat Loteng.

“Masyarakat diharapkan mampu menangkap esensi dari acara tersebut sehingga seluruh program-program yang dipaparkan tadi oleh para timses mampu membuat masyarakat menjadi alat pertimbangan untuk memilih pemimpinnya nanti,” terang DSU sapaan akrabnya.

Tak kalah dari debat calon bupati dan wakil bupati yang diadakan sebelumnya oleh KPUD Lombok Tengah, Timses dari kelima Kandidat juga bertarung sengit beradu dan mempertahankan gagasan dan program yang disaksikan oleh tamu undangan dari berbagai kalangan seperti Kapolres Lombok Tengah, perwakilan Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Tengah, dan tak ketinggalan wartawan dari media cetak dan elektronik.

Kendati antusiasme untuk menghadiri debat timses tersebut begitu besar, namun Forum LTI selaku penanggungjawab kegiatan harus membatasai kehadiran peserta guna memaksimalkan penerapan protokoler kesehatan pencegahan penularan virus corona.

Meski begitu, antusiasme masyarakat tetap terlihat dengan banyaknya penonton dari berbagai media yang melakukan liputan langsung live streaming jalannya debat melalui media sosial facebook.

Kapolres Lombok Tengah, AKBP Esty Setyo Nugroho berpesan agar menyamakan visi misi untuk pembangunan Lombok Tengah. Kendati berbeda pilihan namun harus tetap damai, menjaga silaturrahmi, mengedapankan akal sehat, keamanan dan ketenteraman agar tidak terpecah-belah.

“Ayo kita samakan visi dan misi kita untuk membangun Lombok Tengah. Berbeda pandangan politik adalah hal biasa, namun tetap akal sehat dikedepankan,” serunya. (red/Lsanir)