Lensamandalika, Mataram – Selain mengumumkan penambahan kasus positif corona sebanyak 14 orang, malam ini (5/5/2020) Sekretaris Daerah provinsi NTB, Drs. H Lalu Gita Ariadi, M.Si juga mengumumkan kabar baik bagi warga NTB.
Kabar baik tersebut adalah bertambahnya pasien corona di NTB yang telah dinyatakan sembuh dan terbebas dari paparan virus corona.
“Selain adanya kasus baru, hari ini juga terdapat 8 (delapan) orang yang sembuh dari Covid-19 setelah pemeriksaan laboratorium swab dua kali dan keduanya negatif,” terang Sekda H Lalu Gita melui press releasenya, Senin malam (5/5/2020).
Delapan pasien yang terkonfirmasi sembuh tersebut secara rinci adalah sebagai berikut:
- Pasien nomor 36, an. Tn. S, laki-laki, usia 61 tahun, penduduk Desa Batu Mekar, Kecamatan Lingsar Kabupaten Lombok Barat;
- Pasien nomor 73, an. Tn. S, laki-laki, usia 57 tahun, penduduk Desa Labuhan Bontong, Kecamatan Tarano, Kabupaten Sumbawa;
- Pasien nomor 74, an. Tn. AS, laki-laki, usia 30 tahun, penduduk Desa Labuhan Bontong, Kecamatan Tarano, Kabupaten Sumbawa;
- Pasien nomor 75, an. Tn. H, laki-laki, usia 30 tahun, penduduk Desa Labuhan Bontong, Kecamatan Tarano, Kabupaten Sumbawa;
- Pasien nomor 91, an. Tn. A, laki-laki, usia 36 tahun, penduduk Kelurahan pejeruk, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram;
- Pasien nomor 93, an. Tn. R, laki-laki, usia 40 tahun, penduduk Kelurahan Dayen Peken, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram;
- Pasien nomor 147, an. Tn. S, laki-laki, usia 28 tahun, penduduk Kelurahan Kebon Sari Pejeruk, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram;
- Pasien nomor 151, an. Tn. S, laki-laki, usia 43 tahun, penduduk Melayu Bangsal, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram
Dengan adanya tambahan 14 kasus baru terkonfirmasi positif, 8 (delapan) tambahan kasus sembuh baru, dan tidak ada kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari ini (5/5/2020) sebanyak 289 orang, dengan perincian 55 orang sudah sembuh, 5 (lima) meninggal dunia, serta 229 orang masih positif dan dalam keadaan baik.
Untuk mencegah penularan dan deteksi dini penularan Covid-19, Sekda H Lalu Gita menegaskan bahwa petugas kesehatan tetap melakukan Contact Tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi positif. (red/_dwr)