Kepada Yth. Bapak GUBERNUR NTB, Bupati se-Provinsi NTB, Para Anggota Dewan, Kapolda NTB, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTB dan Majelis Adat Sasak.
………..
Mohon izin menyampaikan keresahan sejenak, ini menyambung komentar dan status Facebook yang sudah begitu marak saat ini di NTB tapi minim tanggapan dari Pemerintah.

Bapak/Ibu Pejabat yang saya hormati.

Berberapa waktu lalu Publik NTB sempat heboh atas terungkapnya praktik TARIAN TELANJANG di salah satu daerah di NTB. Berbagai kecaman masyarakat pun datang dari segala Penjuru. Pun demikian MEDIA MASSA begitu Cepat meliput dan mepublikasikan beritanya. Intinya semua merasa MALU, kenapa bisa ada praktik pornografi seperti itu di NTB.? Sangat kontras dengan jargon-jargon yang selama ini kita gaungkan termasuk relegiusitas masyarakat kita.

Hal yang satu ini sangat berbeda dengan perlakuan kasus AKSI-AKSI TARIAN EROTIS yang selama ini dibungkus atas nama ADAT. Yang bahkan kalau dilihat dari dampaknya, ini malah lebih mengerikan karena langsung di tonton oleh anak-anak di bawah umur. Bapak/Ibu bisa lihat sendiri, dimana harga diri Perempuan, harga diri kaum Ibu yang kita harapkan melahirkan generasi cemerlang dimasa depan tapi berlaku seperti itu hanya karena uang saweran?

Hasil Pencarian di Situs Youtube

Pemerintah sampai detik ini belum pernah terlihat memberikan tindakan. Apakah suara publik yang memberikan kecaman yang begitu masif tidak bisa dijadikan dasar melakukan tindakan?.

Bapak Gubernur NTB dan Jajaran yg saya hormati. Sebagai penguasa wilayah NTB, maka Bapak dan jajaran punya tanggung jawab penuh terhadap kesejahteraan, keamanan, pun terhadap prilaku moral masyarakat NTB. Tanggung jawab Bapak bukan hanya di dunia tapi lebih-lebih kelak di akhirat.

Menyimak tangkapan layar dari sebuah Video yg saya lampirkan dibawah ini, Sebetulnya ini hanya salah satu dari sekian banyak video yg sudah banyak beredar di media facebook dan youtube. Beribu bahkan berjuta kecaman pun muncul atas tindakan tersebut. Tapi apa hasilnya? TIDAK ADA. Semua hanya bisa MENGECAM TANPA ADA TINDAKAN. Ya karena memang masyarakat tidak punya wewenang untuk melakukan tindakan. Yang punya wewenang adalah Bapak Bubernur, Bapak Anggota Dewan, Bapak Kapolda, Bapak Bupati dan seterusnya.

Salah satu video yang di sebarkan oleh Netizen di Laman Facebook

Saya khawatir jika ini terus dibiarkan, masyarakat yang sudah geram dan tidak percaya lagi dengan pemerintah setempat akan melakukan tindakan HUKUMnya sendiri.

Sekali lagi kami berharap supaya segera ada tindakan dari Bapak dan lembaga terkait untuk MEMBERANGUS AKSI PORNOGRAFI BERBUNGKUS ADAT di bumi NTB ini.

Melalui tulisan ini pula, mohon izin bertanya kepada Majelis adat sasak, fungsinya untuk apa ya?. Kenapa MAS tidak pernah terlihat di Publik dalam menanggapi peremasalahan seperti ini ?

Saya mohon maaf harus mencantumkan video. Bukan karena ingin menyebarkan lagi. Tapi untuk memperlihatkan kepada pemangku kebijakan bahwa video seperti ini memang sudah tersebar masif.

Semoga setelah melihat ini ada kampanye masyarakat terutama dari Mahasiswa. Tidak hanya fokus demo terkait korupsi dan beasiswa pendidikan saja, tapi juga fakta real yg terjadi di masyarakat NTB hari ini.

Sumber : Facebook