Mataram – Setelah berjuang melawan virus corona, Pasien 01 atas nama Hj. Yuyum asal Aikmel Kabupaten Lombok Timur dan Pendeta Yance Tonapa dari Mataram dinyatakan sembuh dan dipulangkan ke kediaman masing-masing, kemarin (8/4/2020).
Kedua pasien tersebut dinyatakan Negatif corona setelah menjalani tes SWAB kembali sebanyak dua kali. Sebelum pulang, pihak RSUP NTB melakukan tindakan disinfeksi kepada pasien. Pihak Rumah Sakit juga menyatakan bahwa pasien lainnya secara klinis kondisi kesehatan mereka membaik.
Dalam video testimonial yang diunggah Humas NTB, Pendeta Yance membagi pengalamannya selama dirawat di RSUP NTB dan melewati masa-masa sulit melawan korona.
Pendeta yance menceritakan bahwa proses isolasinya berjalan selama 16 hari sejak pertama kali dirawat di RSUD Provinsi NTB pada 24 Maret yang lalu. Meski mulanya merasa cemas, setelah berada di ruang isolasi dia berkeyakinan bahwa covid-19 dapat disembuhkan.
“Covid-19 dapat disembuhkan jika kita menjaga pikiran dari stress, menjauhkan pikiran-pikiran negatif, suasana hati kita juga harus dijaga, agar penuh dengan ketenangan,” tuturnya.
Dia juga menyampaikan bahwa petugas medis melaksanakan tugasnya dengan baik, memberikan motivasi, semangat, sehingga merasakan imunitasnya semakin kuat melawan virus corona.
“Hari ini saya bisa kembali ke rumah, berjumpa dengan keluarga,” imbuhnya bersemangat.
Selama melaksanakan isolasi, dia menghabiskan waktu untuk berolahraga, berdoa, dan menjauhkan diri dari membaca berita melalui media sosial.
“Saya mencari informasi yang tepat melalui petugas medis di RSUP NTB, agar informasi yang saya terima terjamin kebenarannya. Jadi jangan takut menghadapi situasi ini,” ungkapnya.
Pendeta Yance juga berpesan agar warga tidak menjadikan Covid-19 sebuah aib. ”Kalau mengalami gejala Covid-19 seperti sesak nafas, batuk dan panas, datanglah ke tim kesehatan,” serunya.
Ia juga menyarankan agar masyarakat mengikuti himbauan pemerintah, seperti mengurangi kegiatan diluar rumah, dan menghindari kerumunan, rajin mencuci tangan serta menggunakan masker ketika beraktifitas di luar.
Pendeta Yance merupakan pasien positif korona keempat yang ditanganai RSUP NTB. Ia diduga terjangkit setelah menghadiri pertemuan Gereja di Hotel Aston Bogor. Ia merupakan Pendeta GPIB Mupel Bali-NTB yang sedang bertugas di Mataram.
(red/_dwr)
Baca Juga Artikel Lainnya :
- Polemik SARA Mengemuka, Tokoh Pariwisata NTB Serukan Bijak Bermedia Sosial
- Deteksi Masalah Tumbuh Kembang Balita, IDAI Gelar Bakti Sosial di Puskesmas Kuta
- Pertamina Resmi Naikkan Harga BBM Non Subsidi, Pertalite-Bio Solar masih Normal
- Awalnya coba-coba, Petani Segala Anyar sukses Tanam-Panen Kopi di Lahan kering Tadah Hujan
- Anom Lapor Kaesang Kepengurusan PSI Loteng Hampir Rampung: Siap Gelar Rakerda-Gaspol Pemilu 2029