Lensamandalika.com – Kesuksesan Sirkuit Mandalika di Lombok dalam menyelenggarakan balapan World Superbike (WSBK) pada 19-21 November 2021 yang lalu sukses menjadi buah bibir pecinta motor dunia. Hal tersebut disampaikan oleh Gubernur Nusa Tenggara Barat, DR H Zulkieflimansyah, Sabtu (11/12) kemarin.
Jika pada gelaran WSBK kemarin jumlah penonton hanya 25 ribu saja, untuk MotoGP kata Bang Zul akan dihadiri hampir 10 kali lipat lebih besar.
“Tidak kurang dari 200 ribu penonton di event MotoGP,” katanya.
Untuk penyelenggaraan MotoGP di Sirkuit Mandalika akan diselenggarakan pada 18-20 Maret 2022 yang merupakan seri balapan ke dua setelah balapan MotoGP di sirkuit Losail-Qatar. Selain MotoGP, di tanggal tersebut juga kembali akan dilaksanakan ajang pencarian bakat MotoGP yakni Idemitsu Asia Talent Cup (IATC).
Selain menjadi tuan rumah balapan MotoGP, sirkuit Mandalika juga akan menjadi tuan rumah Pre Season of MotoGP yg akan dihadiri oleh para pembalap dan tim untuk mengetes kendaraannya sebagai ajang uji coba. Untuk pelaksanaan preseason test tersebut yakni 10-13 November 2022.
“Hanya 2 negara yangg terpilih. Salah satunya Sirkuit International kita di Mandalika,” tegas Bang Zul.
Selain MotoGP, lanjutnya, NTB kemungkinan besar akan menjadi tuan rumah gelaran balapan motor cross dunia yang juga dibawah bendera Federasi Motor Internasional. Untuk MXGP, politisi PKS itu mengatakan bahwa masih mencari alternatif tempat penyelenggaraannya di Pulau Sumbawa.
“Penonton yang hadir juga ratusan ribu. Motor Cross identik dengan alam yang menantang dan rasanya Pulau Sumbawa memang pas dan sesuai untuk karakter lomba yang penuh dengan petualangan,” katanya.
Meski begitu, masih terdepat kendala yakni bagaimana memobilisir logistik MXGP yang sangat banyak ke Pulau Sumbawa lantaran bandara-bandara yang ada belum bisa didarati oleh pesawat berbadan besar seperti cargo WSBK kemarin yakni pesawat Boeing 777.
“Belum lagi menyediakan akomodasi untuk ratusan ribu penggemar dan penonton MXGP bukanlah hal yang sederhana,” imbuhnya.
Meski begitu, dirinya mengaku tetap optimis semuanya bisa terlaksana dan akan ada solusi untuk kendala-kendala yang ada. Lebih lanjut terkait ajang Formula 1, Bang Zul mengatakan bahwa pada Jumat (10/12) perwakilan pemerintah NTB bersama ITDC telah bertemu dengan petinggi Formula 1 Steffan Dominoceli di Abu Dhabi.
“Formula 1 juga sangat tertarik untuk menyelenggarakan balapan di Sirkuit Mandalika. Ada beberapa hal yang dipersyaratkan, dan kalau semua bisa kita penuhi mudah-mudahan pertengahan tahun 2024 Mandalika sudah bisa menjadi host dari Formula 1 untuk pertama kalinya di Indoneisa,” ungkap Bang Zul memungkasi keterangannya. (red/_dwr)