Lensamandalika.com – SMKPP Negeri Mataram dipercaya menjadi tuan rumah pelaksanaan Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Bidang Landscape dan Gardening Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat Tahun 2026.
Kegiatan ini menjadi ajang unjuk keterampilan dan kreativitas siswa SMK dalam bidang lanskap dan pertamanan sekaligus mendorong lahirnya generasi muda yang kompeten, inovatif, dan siap bersaing di dunia kerja.
LKS tahun ini diikuti oleh empat sekolah, yakni SMKPP Negeri Mataram selaku tuan rumah, SMKPP Negeri Bima, SMKN 1 Kuripan Lombok Barat, dan SMKN 1 Brang Ene Kabupaten Sumbawa Barat.
Pelaksanaan lomba berlangsung selama tiga hari, mulai Senin (18/5/2026) hingga Rabu (20/5/2026). Pada hari pertama, masing-masing tim mulai mengerjakan beberapa tahapan penting, mulai dari membaca dan memahami desain gambar, membuat area taman, hingga menyusun elemen hardscape dan softscape sesuai konsep yang telah ditentukan panitia.
Suasana kompetisi berlangsung penuh semangat dan kreativitas. Para peserta dituntut tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga ketelitian, estetika, serta kemampuan bekerja sama dalam tim untuk menciptakan taman yang fungsional dan menarik.
Kepala SMKPP Negeri Mataram, Sugiarta, S.Pi., M.Pd., M.Si., menyampaikan rasa bangga atas kepercayaan yang diberikan kepada SMKPP Negeri Mataram sebagai tuan rumah pelaksanaan LKS tingkat Provinsi NTB tersebut.
“Kami merasa bangga dan bersyukur karena SMKPP Negeri Mataram dipercaya menjadi tuan rumah Lomba Kompetensi Siswa bidang Landscape dan Gardening tingkat Provinsi NTB tahun 2026,” ujarnya.
“Kegiatan ini bukan hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah bagi siswa untuk menunjukkan keterampilan, kreativitas, serta kemampuan bekerja secara profesional di bidang pertamanan dan lanskap,” imbuhnya.
Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya mendukung program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Jenderal Prabowo Subianto, khususnya dalam menciptakan sumber daya manusia unggul, berdaya saing, serta memiliki keterampilan yang relevan dengan kebutuhan pembangunan nasional.
“Melalui lomba ini, kami berharap para peserta dapat saling belajar, bertukar pengalaman, dan meningkatkan kompetensi yang nantinya sangat dibutuhkan di dunia kerja maupun dunia usaha. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk menumbuhkan kepedulian generasi muda terhadap penataan lingkungan yang hijau, indah, dan berkelanjutan,” tambahnya.
Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi ruang pembinaan bagi siswa SMK di bidang landscape dan gardening, sekaligus melahirkan peserta terbaik yang nantinya dapat mewakili Provinsi NTB pada ajang LKS tingkat nasional. (Red/lm)