Mataram – Penyebaran virus corona di Provinsi Nusa Tenggara Barat kian menghawatirkan. Hari ini, Selasa (5/5/2020) Pemprov NTB kembali mengumumkan 14 kasus tambahan kasus positif corona sehingga total keseluruhan pasien corona di NTB menjadi 289 orang.
Dari total 14 kasus tambahan, 2 diantaranya adalah balita berumur 1 dan 2 tahun, yakni sebagai berikut:
- Pasien nomor 283, an. An. MYK, laki-laki, usia 2 tahun, penduduk Kelurahan Cilinaya, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 an. Tn. HT. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Kota Mataram dengan kondisi baik;
- Pasien nomor 284, an. An. UAQ, laki-laki, usia 1 tahun, penduduk Kelurahan Pagutan, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak erat dengan pasien Covid-19 nomor 230. Saat ini sedang menjalani karantina di Kota Mataram dengan kondisi baik
Dengan adanya tambahan 2 balita yang positif, maka total anak-anak di NTB yang terkonfirmasi positif corona sebanyak 22 orang.
Dari 289 total kasus positif Corona di NTB, 22 kasus diantaranya adalah anak-anak,” jelas Sekretaris Daerah (Sekda) NTB Drs. H Lalu Gita Ariadi, M.Si yang juga ketua pelaksana Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di NTB.
Menurut H Lalu Gita, anak-anak temasuk bayi dan balita adalah salah satu kelompok masyarakat rentan tertular pada masa pandemi sekarang ini.
Oleh Karena itu, Ia berharap kepada masyarakat untuk dapat bersama-sama mengawasi dan membatasi aktivitas anak-anak di luar rumah serta dengan kesadaran penuh mematuhi dan disiplin terhadap seluruh protokol pencegahan Covid-19.
“Terutama untuk daerah dengan status transmisi lokal, hingga hari ini masih muncul kasus baru transmisi lokal sehingga diharapkan ada kesungguhan masyarakat untuk bekerjasama dalam memutus rantai penyebaran wabah ini,” harapnya.
Adapun diantara 14 pasien tambahan tersebut yang terkonfirmasi Positif corona melalui transmisi lokal adalah pasien nomor 286, an. Tn. S, laki-laki, usia 40 tahun, penduduk Kelurahan Monjok, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram.
“Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19 dan tidak memiliki riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19,” ungkap H Lalu Gita.
Untuk Saat ini, pasien tersebut sedang menjalani karantina terpusat di Kota Mataram dengan kondisi kesehatan yang baik. (red/_dwr)