Nasional – Presiden Joko Widodo atau Jokowi meminta seluruh kementerian hingga pemerintah daerah menyisir kembali seluruh anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Jokowi imbau agar anggaran tersebut dialokasikan untuk penanganan Corona Covid-19.
Saya ingin menekankan sekali lagi agar seluruh kementrian, seluruh lembaga dan seluruh pemerintah daerah meyisir ulang kembali APBD dan APBDnya,” jelas Jokowi saat membuka Sidang kabinet paripurna, mengenai refokusing dan anggaran di Istana Bogor, Jawa Barat, Selasa (14/4/2020).
Baca Juga: 90 Negara Termasuk Indonesia, Mengantre Utang di IMF Untuk Cegah Corona
Dia meminta untuk seluruh kementerian dan pemerintah daerah untuk pangkas belanja yang tidak prioritas. Mulai dari perjalanan dinas, hingga rapat. “Perjalanan dinas, rapat-rapat, belanja-belanja lain yang tidak dirasakan langsung manfaatnya oleh rakyat,” jelas Jokowi.
Dia pun meminta agar seluruh anggaran dan kekuatan difokuskan untuk penanganan Covid-19. Baik itu, kata Jokowi di bidang kesehatan maupun penanganan dampak sosial ekonominya.
“Sudah berkali-kali saya sampaikan, jangan sampai lari dari tiga prioritas yang saya sampaikan. Kesehatan yaitu covid-19. Yang kedua jaring pengaman sosial. Yang ketiga stimulus ekonomi bagi pelaku UMKM dan pelaku usaha,” tegas Jokowi. (Red/Letter A)
Baca juga artikel lainnya :
- Polemik SARA Mengemuka, Tokoh Pariwisata NTB Serukan Bijak Bermedia Sosial
- Deteksi Masalah Tumbuh Kembang Balita, IDAI Gelar Bakti Sosial di Puskesmas Kuta
- Pertamina Resmi Naikkan Harga BBM Non Subsidi, Pertalite-Bio Solar masih Normal
- Awalnya coba-coba, Petani Segala Anyar sukses Tanam-Panen Kopi di Lahan kering Tadah Hujan
- Anom Lapor Kaesang Kepengurusan PSI Loteng Hampir Rampung: Siap Gelar Rakerda-Gaspol Pemilu 2029