Foto: Lalu Alamin, Ketua Solidaritas Warga Inter Mandalika (SWIM)

Lensamandalika.com – Ketegangan antara dua desa, yakni Desa Ketare dan Desa Segala Anyar di Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah kembali terjadi, Rabu (7/2.2024) sore.

Berdasarkan informasi yang diperoleh media ini, ketegangan kembali terjadi lantaran terduga pelaku penusukan almarhum Amaq Alus, warga Dusun Penaok, Desa Segala Anyar telah berhasil diamankan polisi.

Aparat kepolisian dari Polres Lombok Tengah telah berusaha melakukan pengamanan, namun kedua kubu tetap berusaha untuk saling menyerang.

Terkini, Kamis (8/2/2024) warga kedua desa masih terkonsentrasi di wilayah masing-masing dalam posisi siaga.

Ketua umum Solidaritas Warga Inter Mandalika (SWIM) Lalu Alamin menilai konflik kedua desa berpotensi meluas jika tidak segera diselesaikan.

“Konflik ini sudah memakan korban dari kedua Desa. Kami khawatir jika tidak segera ditangani, konflik ini akan semakin meluas,” ungkap Lalu Alamin kepada Lensa Mandalika melalui keterangan tertulis, Kamis (8/2/2024).

Dikatakan Lalu Alamin, pihaknya telah mendengar kabar bahwa kedua desa yang bertikai memiliki sekutu-sekutu masing-masing yang bisa membuat konflik ini bisa berkepanjangan.

“Desa-desa lain kabarnya sudah bergerak, kalau tidak cepat ditanggapi bisa bahaya. Yang rugi nanti kita semua,” tegasnya.

Dirinya meminta pemerintah Kabupaten Lombok Tengah bersinergi dengan Kepolisian dan TNI untuk bisa segera meredam konflik ini. Hal tersebut mengingat lokasi konflik berada di akses utama menuju kawasan Mandalika.

Dirinya berharap kedua desa yang berkonflik bisa saling menahan diri dan tidak terprovokasi dengan informasi-informasi yang belum jelas kebenarannya.

“Informasi ini yang krusial, kadang informasinya salah tapi selalu ada yang memanfaatkan keadaan ingin memanas-manasi,” katanya.

SWIM, kata Lalu Alamin berharap kedua belah pihak bisa menyerahkan penyelesaian kasus ini sepenuhnya kepada aparat penegah hukum agar bisa diproses sesuai dengan penegakan hukum yang berlaku

“Terlebih sejauh ini masing-masing desa sudah ada korban jiwa. SWIM mengucapkan rasa duka cita yang mendalam. Semoga kasus ini segera selesai,” pungkasnya.