Lensamandalika.com – Viral di media sosial facebook, foto seorang gadis belia yang disebut-sebut memenangkan lomba coding tingkat dunia mengalahkan 40 universitas ternama di dunia dari Rusia dan 27 negara lainnya.
Penelusuran Lensa Mandalika, gadis tersebut adalah Baiq Cici Dwi Artasih, putri dari pasangan Lalu Suherlan dan Baiq Mayani yang tercatat merupakan warga Dusun Merendeng, Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah.
Prestasi Lale Cici, sapaan akrabnya dibenarkan oleh sang ayah, Lalu Suherlan ketika dikonfirmasi via sambungan telepon oleh Lensa Mandalika, Kamis (4/4/2024) siang.
Dikatakan Lalu Suherlan, putrinya saat ini memang tengah menempuh pendidikan Strata satu di salah satu universitas di Negeri Tirai Bambu dan menjadi perwakilan kampus untuk mengikuti lomba coding tingkat dunia di China.
“Alhamdulillah hasilnya sangat membanggakan dengan mendapat juara dua, hanya kalah dari Jepang di urutan pertama,” ungkapnya.
“Setelah lulus di SMA 5 Mataram, Cici mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan studi di salah satu kampus IT di China,” bebernya.
Diceritakan Lalu Suherlan, sejak duduk di bangku SMA, putrinya itu memang menunjukkan ketertarikan di bidang IT dan bahasa asing.
“Terutama Bahasa Mandarin, sehingga itu mungkin yang membuatnya tertarik dan akhirnya bisa melanjutkan studi melalui jalur beasiswa ke China,” jelasnya.
Mengenai foto yang beredar luas di facebook, foto tersebut kata Lalu Suherlan ketika Lale Cici diundang oleh Shanghai University untuk mempresentasikan program yang membuatnya menyabet juara dua pada Lomba coding tingkat dunia yang digelar di China.
“Tentu kesempatan yang sangat langka bagi mahasiswa Indonesia untuk mendapatkan undangan presentasi dari Shanghai University. Kabar baiknya, Insyaallah Lale Cici mendapatkan beasiswa S2 disana (Shanghai University, red),” terangnya.
Dirinya mengaku bangga dengan raihan prestasi yang didapatkan putrinya itu. Dirinya berharap hal tersebut bisa memotivasi pemuda-pemudi di Lombok khususnya dan NTB umumnya untuk terus melanjutkan studi dan mengejar prestasi.
“Tentu kami sebagai orang tua sangat bangga. Bahagianya lagi, Lale Cici diberikan hadiah tiket PP oleh kampusnya sehingga bisa merayakan hari raya Idul Fitri di kampung halaman,” pungkasnya. (red/lm)