Lensamandalika.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Lombok Tengah menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepengurusan Dewan Pimpinan Ranting (DPRt) PSI Desa Semoyang, Kecamatan Praya Timur, Minggu (26/7/2026).

Penyerahan SK tersebut menjadi bagian dari penguatan struktur organisasi partai hingga tingkat desa. SK diserahkan langsung oleh Ketua DPD PSI Lombok Tengah, Sri Anom Putra Sanjaya, kepada kepengurusan DPRt yang diketuai Rijnan, lulusan Program Magister Universitas Mataram (Unram) yang juga pernah menjabat sebagai Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas di salah satu perguruan tinggi swasta ternama di Lombok.

Anom mengapresiasi terbentuknya kepengurusan DPRt Desa Semoyang yang didominasi kalangan muda. Menurutnya, keterlibatan generasi muda menjadi modal penting dalam memperkuat organisasi sekaligus memperluas jangkauan PSI di tengah masyarakat.

“Kami optimistis dengan komposisi pengurus yang didominasi anak muda. Pergerakan partai akan lebih progresif, kreatif, dan nyata di lapangan. Anak-anak muda memiliki energi, jaringan, serta kemampuan beradaptasi dengan perkembangan zaman,” ujar Anom.

Anom menjelaskan, PSI akan menggabungkan strategi penguatan organisasi melalui media digital dan aktivitas langsung di tengah masyarakat. Selain memanfaatkan media sosial dan media online, partai juga akan memperbanyak kegiatan sosial sebagai bagian dari penguatan basis di tingkat akar rumput.

“Di udara kita bergerak melalui media digital, media online, dan media sosial. Sementara di darat, kita memperkuat kehadiran partai melalui berbagai aktivitas sosial dan pemasangan atribut partai secara masif,” katanya.

Ia menambahkan, salah satu program awal yang akan dijalankan adalah pemasangan bendera PSI di rumah-rumah pengurus dan sejumlah titik strategis di setiap desa.

“Target kami minimal terdapat 10 bendera PSI di setiap desa. Bendera itu akan dirawat dan diganti apabila rusak. Para pengurus juga akan dibekali atribut partai sebagai identitas perjuangan bersama,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPRt PSI Desa Semoyang, Rijnan, mengatakan kepengurusan yang dipimpinnya terdiri dari 10 kader yang berasal dari berbagai dusun di Desa Semoyang. Menurutnya, komposisi tersebut disusun agar seluruh wilayah desa dapat terjangkau oleh program-program organisasi.

“Kami membentuk kepengurusan yang tersebar di berbagai dusun agar kerja organisasi bisa menjangkau seluruh masyarakat. Mereka adalah orang-orang yang memiliki loyalitas dan semangat untuk membesarkan partai,” ujarnya.

Rijnan menegaskan, para pengurus bergabung bukan karena kepentingan materi, melainkan didorong keinginan untuk membangun ruang partisipasi bagi generasi muda sekaligus memberikan kontribusi kepada masyarakat.

“Sejak awal kami memahami bahwa perjuangan politik tidak selalu berbicara tentang materi. Yang ingin kami bangun adalah kebersamaan, persahabatan, dan komitmen untuk memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” katanya.

Selain menyelesaikan pendidikan magister di Universitas Mataram, Rijnan memiliki pengalaman dalam berbagai organisasi kepemudaan. Ia pernah menjabat sebagai Ketua BEM Fakultas di salah satu perguruan tinggi swasta di Lombok, Ketua Karang Taruna Desa Semoyang, serta aktif dalam penyelenggaraan pemilu di tingkat desa. Saat ini, ia juga tercatat sebagai anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) terpilih yang dijadwalkan dilantik pada Agustus 2026.

Rijnan mengaku PSI merupakan partai politik pertama yang diikutinya meskipun sebelumnya sempat menerima ajakan dari sejumlah partai lain.

“Di PSI saya melihat ruang yang besar bagi anak muda untuk berkembang dan berkontribusi. Semangat perubahan yang dibawa PSI menjadi salah satu alasan saya memilih bergabung,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua DPC PSI Kecamatan Praya Timur, Sunardi, menyatakan komitmennya untuk mendampingi seluruh program kerja DPRt di wilayahnya. Ia menilai komunikasi yang baik menjadi kunci dalam membangun organisasi yang solid hingga tingkat desa.

“Kami akan mengawal dan mendampingi seluruh kegiatan DPRt. Selama masih dalam kemampuan organisasi, kami siap memberikan dukungan. Yang terpenting adalah menjaga komunikasi, kekompakan, dan semangat kebersamaan,” kata Sunardi.

Menurut Sunardi, pola komunikasi dan koordinasi yang dibangun PSI menjadi salah satu kekuatan partai dalam mempercepat konsolidasi organisasi.

“Koordinasi dan komunikasi di PSI berjalan sangat intens. Saya melihat ada keseriusan untuk membangun struktur hingga tingkat desa agar partai benar-benar hadir di tengah masyarakat,” pungkasnya. (Red/eds)