Nasional-Kompetisi Liga Dangdut Indonesia (LIDA) 2020 Top 12 berakhir dengan penampilan Grup 3, Jumat Malam (3/4/2020). Top 12 LIDA 2020 akan memasuki Top 9 usai Grup 3 tampil dan mengeliminasi satu peserta.
Pada LIDA 2020, Grup 3 terdiri dari Aco Sulawesi Tenggara, Eva Nusa Tenggara Barat, Janna Papua Barat dan Gunawan Maluku Utara. Usai konser kedua atau Result Show, harus ada peserta yang tersenggol.
Dan peserta yang tersenggol dari Grup 3 Top 12 LIDA 2020 adalah Eva dari Kabupaten Lombok Timur (Lotim) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Sementara peserta lainnya, Aco Sulawesi Tenggara, Gunawan Maluku Utara dan Janna Papua Barat lolos ke babak Top 9.
Mengingat ketatnya pengawasan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur terhadap warganya yang pulang dari luar daerah, terlebih daerah yang menjadi lokasi pandemi covid-19, Eva wajib menjalani karantina pribadi selama 14 hari jika pulang ke Lombok Timur dalam waktu dekat ini.

Bahkan jika langsung pulang pagi ini sampai belum selesainya status darurat wabah corona, Eva dipastikan tidak bisa dijemput oleh keluarga ataupun fansnya, mengingat Pemkab Lotim telah bekerja sama dengan Polisi Resort setempat untuk melakukan penjemputan kepada semua warga Lotim yang pulang dari luar daerah tanpa terkecuali.
Pemkab Lotim akan melakukan karantina di Rusunawa Labuan Lombok, jika ada warganya yang terdeteksi memiliki gejala terinfeksi virus corona. Bahkan, mereka tidak bisa langsung pulang ke rumah masing-masing karena akan dilakukan rujukan langsung ke RSUD R. Soedjono Selong atau RSUD Provinsi NTB di Mataram.
Tak hanya publik Nusa Tenggara Barat, Netizen seluruh Indonesia menyayangkan pulangnya kontestan Lida 2020 yang semalam telah memberikan penampilan yang sangat luar biasa.
Bahkan tak sedikit yang mempertanyakan Konsistensi penilaian Dewan Juri lantaran Eva yang tampil memukau dua malam berturut-turut tidak diperjuangkan oleh Dewan Juri yang bertugas pada Result show grup 3 Top 12 Lida 2020 tadi malam. (red/lensamandalika.com)
- Cek Bon hingga Puri Nyai, Ikhtiar Puskesmas Kuta Tekan Risiko Kematian Ibu dan Bayi
- KTK Pujut Kecam Tambang Ilegal di dekat Mandalika, Tuding Kapolsek Tutup Mata
- Bukan Sekadar Memelihara Ikan: Membangun Karakter “Blue Economy” Lewat Teaching Factory Perikanan SMK
- Sarat Pengalaman dari Aktivis Kampus hingga BPD Terpilih, Rijnan Mantap Pimpin DPRt PSI Semoyang
- Mahkamah Konstitusi: Kuota Internet Milik Konsumen Tidak Boleh Hangus